Nadilah Intan Amni Orang Pertama Lulus 3,5 Tahun IAIN SAS BABEL :Begini Caranya

by -

Nadilah Intan Amni orang pertama lulus 3,5 tahun di IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung jurusan Akuntasi Syariah. Pada Jumat (5/2/2021) ia langsung dinyatakan lulus saat setelah sidang.

Nadilah lahir pada tanggal 15 November 1999, di Tulang Bawang, Lampung.

Menjadi lulusan tercepat di IAIN SAS Babel, bagi Nadilah tidaklah mudah.

Pada semester 3, Nadilah pernah mendapatkan nilai D. Hal tersebut terjadi karena dia harus mengikuti Study Banding ke enam Universitas di Pulau Jawa yang ditawarkan oleh pihak kampus. Dan pada saat dia harus mengikuti kegiatan tersebut, Nadilah tidak bisa mengikuti UTS salah satu mata kuliah.

Sempat sedih, namun dia berusaha untuk tetap optimis. Dari hal tersebut, Nadilah mendapatkan semangat baru.

Baca juga:  Fakultas Tarbiyah IAIN SAS Bangka Belitung Gelar Yudisium III tahun 2020

Pada semester 5, Nadilah sempat bingung harus bertanya dengan dosen siapa tentang masalah skripsi, dan pada saat itupun Nadilah tidak dekat dengan dosen siapupun yang mempunyai basic akutansi. Hingga dia bertemu dengan dosen yang sempat memberinya nilai D.

“Saya memberanikan diri, bertanya dengan dosen saya yang waktu itu ngasih saya nilai D.” Ucapnya saat diwawancarai.

Dan setelah itu, dengan dosen tersebutlah Nadilah sering berdiskusi tentang masalah borang, proposal, dan skripsi. Hingga dosen tersebutlah yang menjadi salah satu dosen pembimbing Nadilah.

Hingga ia langsung dinyatakan lulus saat setelah sidang. Nadilah selalu mengatakan kuliah itu harus selalu di prioritaskan, meskipun kita aktif di kegiatan organisasi ataupun kegiatan lainnya.

Baca juga:  Mahasiswa Bidikmisi KIP-K IAIN SAS BABEL Adakan Kegiatan Ramadhan Berbagi Takjil

“Kuliah itu harus menjadi prioritas, meskipun aktif kegiatan di organisasi” Tutup Nadilah

Reporter :Nadila Alfianti

Tentang Penulis: Redaksi Persassiddik.com

Avatar
Persassiddik.com adalah situs resmi Unit Kegiatan Kampus (UKM) pers di Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung.