Mahasiswa KKN IAIN SAS BABEL Kelompok 34 Ikut Meramaikan Prosesi Adat Selamatan Kampong Desa Lalang

by -

Mahasiswa kelompok 34 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Syaikh Abdurrahman Sidik Bangka Belitung turut serta meramaikan Tradisi Selamatan Kampong di Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur pada hari Minggu, (7/7/2024).

Tradisi ini dilaksanakan dengan tujuan menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat. Dukun Kampong beserta tokoh adat memimpin prosesi acara ini yang di awali dengan membacakan doa dan memberikan keselamatan kepada masyarakat untuk masa depan.

Di dalam prosesi acara ini terdapat dua jenis daun yang digunakan sebagai simbol pada acara selamatan kampong. Daun yang digunakan ialah daun gandarusa dan daun ati-ati, dimana daun ini di maknai dengan kehidupan manusia yang harus berhati-hati. Daun gandarusa berwarna merah dan simbolis keberanian, sementara daun ati-ati berwarna hijau dan simbolis keselamatan. Prosesi dalam acara ini dilakukan dengan berdoa dan berzikir bersama sebagai simbol kesederhanaan dan menerima ketentuan Allah.

Baca juga:  SAHH!! Ormawa KBM IAIN SAS Bangka Belitung Masa Bakti 2024 Resmi Dilantik

Budayawan Desa Lalang, Bang Wira menjelaskan bahwa “Tradisi ini memiliki nilai budaya yang penting untuk dijaga dan diwariskan. Ia menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan ketentraman di kampong dengan tidak melakukan kegiatan yang akan menimbulkan kekacauan. Selamatan Kampong ini dilakukan setiap tahun pada 1 Muharram dan diharapkan dapat menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat untuk masa depan.”

Penulis: Melisa Septiani