“HANYA TANAH DI BERIKAN NYAWA”

by -

Oleh: Anak Desa

Ketika fikiran mulai di lupakan oleh kekuasaan
Seakan ingin mendapatkan segalanya
Seringkali lupa, hakekat hidup sebenarnya.

mengejar tujuan, tidak salah
Berusaha keras, tidak salah
Berusaha menggapai mimpi, tidak salah.

Saat ini, semua di lakukan adalah segalanya.
Ada pepatah mengatakan “Apa di tanam hari ini, maka itulah di petik suatu saat nanti”

Kita seringkali memikirkan hari esok mau apa, hari esok harus jadi apa.
Lantas apa, telah kita lakukan hari ini.

Silahkan saudaraku semua, kejarlah mimpi kalian setinggi mungkin.
Tapi ingat, jangan lupa bahwa diri kita sebenarnya siapa?

Untuk teman semua, sempat membacakan coretan kecil ini.
Satu hal ingin saya sampaikan, “Ingat! Bahwasanya kita hanya tanah yang diberi nyawa”

Baca juga:  Monolog

“Kita berasal dari tanah, sekarang hidup di atas tanah, suatu saat kita akan kembali ke tanah.”

Tentang Penulis: Redaksi Persassiddik.com

Avatar
Persassiddik.com adalah situs resmi Unit Kegiatan Kampus (UKM) pers di Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung.