Bangka Belitung Terinfeksi Covid 19, PMI Lakukan Spraying Disinfektan

by -

Jumlah kasus infeksi Corona Virus Disease atau Covid 19 di dunia terus mengalami peningkatan. Hingga Selasa (31/3/2020) pagi berdasarkan laporan dari Worldometer jumlah kasus Covid 19 di seluruh dunia telah mencapai 781.485 kasus.

Dari jumlah tersebut, pasien yang sembuh tercatat sebanyak 164.726 orang. Sementara yang meninggal dunia sebanyak 37.578 orang

Sedangkan di Indonesia, jumlah kasus positif Covid 19 per Senin (30/3/2020) tercatat menyentuh angka 1.414 kasus.

Dari total tersebut, sebanyak 75 orang berhasil sembuh dari Covid-19. Korban meninggal karena virus ini tercatat sebanyak 122 orang.

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Senin (30/3/2020) pecah telur menjadi zona merah terkait penyebaran Covid 19 dari 30 provinsi lain di Indonesia.

Baca juga:  KERAMAS, Menjalin Kebersamaan Dengan Berbuka Puasa Ramadhan Di Bukit Merbaung

Sebagai langkah antisipasi lanjutan dalam rangka menjaga kondisi lingkungan tetap aman dari kepungan virus Corona (Covid-19), Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berkolaborasi dengan PMI Kabupaten Bangka serta bekerjasama dengan KSR PMI Unit IAIN SAS Babel melakukan spraying (penyemprotan) cairan disinfektan di Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam

Penyemprotan kali ini menggunakan Spraying Automatis dan akan terus dilaksanakan secara rutin dalam masa Operasi Tanggap Darurat yang ditetapkan pemerintah.

Demisioner Komandan KSR PMI Unit IAIN SAS Bangka Belitung, Wico Hardiansyah yang sekaligus menjadi relawan penyemprotan menjelaskan, kegiatan ini selain bentuk pencegahan juga merupakan langkah edukasi kepada mahasiswa dan masyarakat.

“Tugas kita untuk mengedukasi, bukan membuat panik. Keep safety and stay healthy,” ujarnya kepada UKM Pers, Selasa (31/3/2020)

Baca juga:  HIMA PIAUD SAS Babel Adakan Kegiatan Offline Untuk Memperingati Hari Maulid Nabi Muhammad SAW Dan Yasinan Akbar

Penyemprotan ini selain menyasar Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN SAS Babel PMI juga melakukan hal serupa di titik-titik sentral jantung pemerintah lainnya seperti kantor Gubernur, Bappeda, Dinas Sosial, dan lainnya. Termasuk rumah ibadah serta pusat-pusat pendidikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.