Tanggapan Koordinator Maritim BEM SI Yudi Dwiansyah Terkait Konflik Nelayan Tradisional Dan KIP PT Timah

by -

Yudi Dwiansyah selaku koordinator Maritim BEM SI dan Ketua DEMA IAIN SAS BABEL menanggapi terkait konflik yang terjadi antara aliansi nelayan tradisional pejuang lingkungan dengan KIP PT Timah.

Yudi sangat menyayangkan atas sikap Gubernur Provinsi Kep. Babel yang tidak hadir di tengah-tengah konflik masyarakat yang sekarang ini sedang terjadi antara nelayan dan KIP PT Timah.

“Sebenarnya permasalahan ini sudah terbilang cukup lama, namun kehadiran ataupn peran sosok pemimpin sangatlah di butuhkan di tengah-tengah konflik yg terjadi antara KIP PT Timah dan masyarakat.”

Bagaimana upaya pemerintah daerah untuk mengambil jalan tengah atas permasalahan tersebut, menurut hemat Yudi pemerintah harus mendudukan kembali persoalan nelayan dan KIP PT Timah secara bersama, dan ada solusi terbaik yang di munculkan untuk kedua belah pihak dengan catatan tidak ada klompok yang merasa di rugikan baik nelayan maupun PT Timah, namun harus ada hitam di atas putih dan komitmen untuk mentaati kesepakatan tersebut,  jikalau di biarkan berlarut-larut tidak menutup kemungkinan konflik ini akan segera meluas, bahkan akan merugikan kedua belah pihak, dan saya sangat mendukung perjungan kawan-kawan nelayan yang sampai hari ini masih tetap memperjuangkan wilayahnya dari kerusakan ekologi, dan

Baca juga:  Berjalan Satu Pekan, Mahasiswa KKN IAIN SAS Bangka Belitung Kelompok 1 Dusun Tanjung Berikat Desa Batu Beriga Kabupaten Bangka Tengah Mengabdi di Tengah Masyarakat

Yudi berharap masalah ini segera selesai dengan cepat, agar tidak ada lagi pihak yang dirugikan

“Harapan saya terkait permasalahan ini bisa cepat selesai, dan tuntutan kawan-kawan nelayan bisa segera di kabulkan, demi keberlangsungan ekologis”